Kuala Lumpur, Sabtu - Tim Thomas Malaysia memilih pemain berusia 19 tahun, M Arif Abdul Latif, untuk mendampingi tiga seniornya, yaitu Lee Chong Wei, Wong Choong Hann, dan M Hafiz Hashim, menjadi anggota Tim Thomas. Terpilihnya Arif ini menjadi ”perjudian” bagi Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia atau BAM karena saudara kandung pemain ganda M Zakry itu hanya berstatus sebagai pemain nomor 11 Malaysia.
Dalam daftar peringkat dunia, sebenarnya ada tujuh pemain yang berperingkat lebih baik dibandingkan dengan Arif yang berada di urutan ke-76. Mereka adalah Chong Wei Feng (74), Kuan Ben Hong (71), Tan Chun Seang (55), Yeoh Kay Bin (32), Sairul Amar Ayob (29), Mohd Roslin Hashim (25), dan Lee Tsuen Seng (23).
Namun, seperti dikatakan Presiden BAM Datuk Nadzmi Mohd Salleh, dia dan pelatih memilih Arif untuk kepentingan masa depan bulu tangkis Malaysia. ”Arif adalah pemain yang menjanjikan. Semua pelatih setuju kalau dia adalah pemain yang konsisten dan punya kemampuan bertahan dalam tekanan,” kata Nadzmi, seperti terdapat dalam situs BAM, Sabtu (26/4).
Arif adalah salah satu pemain yang difokuskan untuk menjadi pemain utama Malaysia pada periode 2010-2012 selain dari Chun Seang dan Wei Feng. Prestasi terbaik Arif pada tahun ini adalah menjuarai Turnamen Seri Internasional Iran Fajr di Teheran, Februari lalu.
Nadzmi menyadari keputusan memilih Arif memang berisiko. ”Namun, kami tidak akan tahu kemampuannya jika dia tak diberi kesempatan,” ujarnya.
Tim Thomas Malaysia pernah mengalami nasib buruk pada kejuaraan dua tahun lalu di Jepang. Saat itu, Kuan Ben Hong yang kurang berpengalaman harus menggantikan posisi Choong Hann yang cedera dan harus pulang ke Malaysia di tengah turnamen. Malaysia pun kalah 2-3 dari Denmark di semifinal yang ditentukan oleh kalahnya Ben Hong dari Joachim Persson di partai terakhir.
Untuk nomor ganda, Malaysia akan diperkuat tiga pasangan terbaik, yaitu Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, dan M Zakry/M Fairuzizuan.
Adapun untuk Tim Uber, dengan target lolos ke semifinal, Malaysia akan mengandalkan Wong Mew Choo, Julia Wong, Lydia Cheah, dan Tee Jing Yee di tunggal. Untuk ganda, Wong Pei Tty/Ching Eei Hui akan menjadi andalan selain Lim Pek Siah/Ng Hui Lin dan Goh Liu Ying/Woon Khe Wei.
Pada putaran final di Jakarta, 11-18 Mei, Tim Thomas Malaysia akan berada satu grup dengan Korea Selatan dan Inggris, sedangkan Tim Uber-nya dengan Denmark dan Selandia Baru.
Meski diunggulkan di bawah Malaysia, Denmark akan menjadi kekuatan yang membahayakan dengan adanya juara All England, Tine Rasmussen, serta ganda Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl. Apalagi, motivasi mereka tentunya akan lebih tinggi setelah dua tahun lalu gagal lolos ke putaran final. (iya) |
|
Users' Comments  |
|
Average user rating
|
|
Comment language: Bahasa (1), English (3)
|